7 Hadiah yang Bisa Kita Berikan Sebagai Tanda Cinta Kita Kepada Diri Kita Sendiri

Tidak terasa, sudah seminggu lebih ya aku tidak menulis di itslove ini, padahal biasanya setiap hari atau 2 hari sekali. Biasa, I have to spend some times dulu untuk do things demi sesuap nasi dan sesungging senyuman dari petugas KPR BTN, hahaha. Dan juga untuk memberi diriku sendiri hadiah. Hadiah apakah itu? Sesuai dengan judul tulisan ini, kali ini aku akan membahas hadiah-hadiah yang bisa kita berikan untuk diri kita sendiri sebagai bukti nyata kita mencintai diri kita dan demi menjaga kewarasan kita. Seriously lovies, give our self gifts, they need it, believe me, hehehe. Apa saja hadiah-hadiah yang bisa kita berikan sebagai tanda cinta kita kepada diri kita sendiri, let’s check it out!

#1. Gift of Good Food/Drink

Ini hadiah yang paling sering aku berikan untuk diriku sendiri setelah diriku bekerja keras atau setelah melewati hari-hari yang berat, kelihatan sih yak, hahaha. Aku sudah melakukan hal ini even since I was in high school, hihihi. Dulu sih waktu SMA dan kuliah aku sering menghadiahi diriku dengan segelas cappuccino instant sachetan dan it instantly makes me happy and fresh again, hehehe. Kalau sekarang sih, meningkat lah, masa masih kopi sachetan. Kalau sekarang, misalnya aku habis ada kerjaan berhari-hari yang harus tinggal di hotel (dan makan makanan hotel melulu), aku memberi diriku sendiri hadiah: indomie rebus dengan parutan keju dan irisan cabe! Hahaha, meningkat dari Hongkong, hihihi! I know it’s cheap and unhealthy but it’s just the gift that my self needs, hehehe. Sama satu lagi, coffe latte ice! Soalnya biasanya kalau lagi bekerja aku tidak mau ambil risiko minum kopi, takut asam lambung naik. Jadi aku selalu mengatakan pada diriku, “sabar ya, begitu ini selesai, minum es coffee latte kita”. Dan benar saja, begitu pekerjaan berhari-hari itu selesai, langsung deh aku nyari es coffee latte sebagai hadiah untuk diriku yang sudah bekerja keras ini. Es coffee latte beneran ya, yang asli, bukan sachetan atau instant, kan peningkatan, hehehe.

#2. Gift of Good and Long Sleep

Ini juga selalu kulakukan, termasuk hari ini. Setelah 10 hari bekerja keras, hari ini sengaja aku alokasikan untuk tidur yang lamaaa dan enak, termasuk di sini adalah bangun siang, tidur siang, dan tidur cepat (sebelum jam 10 malam). Yes itu semua adalah hadiah, dan karena itu hadiah, maka itu jarang-jarang aku berikan pada diriku, namanya juga hadiah. Normally, aku tidak pernah bangun siang, tidur siang, ataupun tidur di bawah jam 12 malam.

#3. Gift of Dolce Farniente

Yes, ini adalah hadiah yang sangat menyenangkan, hadiah berupa the sweetness of doing nothing. Berikan diri kita hadiah untuk tidak melakukan apapun for a while, hahaha. Tidak melakukan apapun di sini, kalau versi aku adalah tidur-tiduran sambil nontonin video-video nggak jelas di Youtube, stalking foto-foto di Instagram, atau baca-baca timeline Facebook sampai bego, hahaha. Atau hanya sekadar tidur-tiduran sambil melamun, atau duduk-duduk di halaman rumah sambil ngelihatin kucingku kejar-kejaran, atau menghayal yang engga-engga, hahaha. Intinya mah kaga ngapa-ngapain, kaga mikir, and just enjoying wasting time, for good, hehehe.

#4. Gift of Cute Clothes and Cosmetics

Hadiah yang ini perlu modal sih memang, hehehe, tapi ngga apa-apa lah sekali-sekali. Kalau aku biasanya adalah membeli kain-kain etnik (cobaan duniawi yang paling susah ditolak) dan menjahitkannya di tetanggaku. Atau ke supermarket/toko kosmetik untuk nyoba-nyoba/mencium tester body butter, parfum, sabun mandi, bedak, lipstick, blush on, eye shadow, eyeliner, sungguh menyenangkan sekali. Keluar-keluar udah cakep, wangi, dan bahagia, hahaha. Atau mewujudkan impian konyol tapi menyenangkan, misalnya yang baru-baru ini aku lakukan adalah membuat blazer persis seperti yang dipakai Freddie Mercury dan Roger Taylor. Dari mulai nyari-nyari kain yang mirip di toko kain, nyari-nyari fotonya yang kelihatan jelas, dan merengek ke tetanggaku yang penjahit untuk membuatkan aku “blazer Freddie”, and she’ll do it you know, menyenangkan sekali, hahaha.

#5. Gift of Being Alone

Sebagai orang yang ekstrovert, I always enjoy spending time with people (spouse, friends, family, new people). Even so, I think sometimes we still have to give our selves the gift of being alone for a while. Karena sekali-sekali itu sangat penting untuk kita dapatkan. Semacam waktu untuk me-recharge energi kita gitu. Dan percayalah setelah baterai kita penuh, kita akan kangen untuk being with people again, soalnya kita kan bukan Sherlock, hehehe.

#6. Gift of Taking A Break

Nah salah satunya aku lakukan 10 hari terakhir ini. I am taking a break from my daily mini column and my itslove website. Of course I love and enjoy my daily mini column and my website very much. But I also think that taking a break from them for a while is important. Begitu juga dengan hal-hal lain dalam hidup kita. Terkadang kita harus taking a break atau mengambil jarak sejenak. Selain untuk mengumpulkan amunisi lagi, juga untuk membuat kita semakin menyadari bahwa we love and need those things very much. Dan kita juga akan merasa kangen dan ketika kembali lagi, antusiasme kita akan berlipat ganda. Berlaku juga untuk pekerjaan dan hal-hal yang lain.

#7. Gift of Good Movies/Musics

Ini mudah sih dilakukan, tapi ini sangat penting lho. Kalau aku sendiri sih, rutin memberikan hadiah untuk diriku sendiri berupa nonton film-film keren di bioskop (walaupun kadang filmnya nggak terlalu keren sih, soalnya kan random aja milihnya, hehehe), atau hadiah berupa episode-episode terbaru dari serial favoritku (Grey’s Anatomy), atau film-film yang sudah lama pengen aku tonton. Aku cari file-nya di warnet demi bisa menghadiahkannya untuk diriku, hehehe. Atau simply mendengarkan MP3 lagu-lagu Queen di laptop atau MP3 player sambil tiduran atau sambil jogging di pagi hari. It’s easy, cheap, but super fun!

So lovies, once again, don’t forget to love and give our selves gifts, yes! And what about you? Hadiah apa yang kalian sering berikan kepada diri kalian?

Fitri Indra Harjanti

Fitri Indra Harjanti

Seorang fasilitator, editor, penerjemah, dan penulis freelance yang tinggal di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Aktif menggeluti isu gender dan feminisme sejak 7 tahun yang lalu. Menghabiskan waktu luangnya dengan menonton film di bioskop, mendengarkan band Queen, dan berbicara dengan kucing-kucingnya.
Bagikan:

Fitri Indra Harjanti

Seorang fasilitator, editor, penerjemah, dan penulis freelance yang tinggal di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Aktif menggeluti isu gender dan feminisme sejak 7 tahun yang lalu. Menghabiskan waktu luangnya dengan menonton film di bioskop, mendengarkan band Queen, dan berbicara dengan kucing-kucingnya.

2 tanggapan untuk “7 Hadiah yang Bisa Kita Berikan Sebagai Tanda Cinta Kita Kepada Diri Kita Sendiri

  • Mei 25, 2019 pada 5:30 am
    Permalink

    Tambahin dong 7 hadiah versi On The Spot…

    Balas
    • Juni 25, 2019 pada 7:22 am
      Permalink

      Hahaha, versi itslove dong…

      Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *