7 Manfaat Menulis Setiap Hari Di Media Sosial

Siapa di sini yang suka menuangkan pemikiran atau perasaan dan mengunggahnya di media sosial pribadi? Yes, menulis di media sosial pribadi ini seru sekali ya, apalagi ketika banyak teman kita yang memberikan jempol dan berkomentar. Tidak jarang lalu terjadi diskusi dan berbelas komentar di kolom komentar. Membuat kita jadi bisa ngobrol dan bertukar pikiran serta perasaan dengan teman lama maupun teman baru. Sangat menyenangkan ya.

Tapi tahukah Anda, tidak hanya itu saja lho manfaat menulis setiap hari di media sosial. Masih ada banyak manfaat lainnya, berikut adalah 7 di antaranya, let’s check it out!

Manfaat #1

Menulis setiap hari akan membuat kita senang. Yes it simply makes us happy. Apalagi kalau sedang menulis tentang hal-hal yang kita sukai misalnya tentang film, lagu, hobby, atau hal-hal kesukaan kita lainnya. Tidak hanya soal hobby atau kesenangan kita saja, kita juga bisa menulis di media sosial untuk mengkampanyekan soal nilai, isu, atau gerakan tertentu. Misalnya soal isu kesetaraan gender, gerakan untuk mengurangi sampah plastik, atau mengajak untuk jangan jahat pada kucing, dan seterusnya. Tujuan kita menulis di media sosial ini bisa ada 2, yaitu untuk diri kita sendiri dan untuk orang lain. Jadi selain bisa membuat hati kita senang, juga bisa memberikan manfaat untuk orang lain.  

Manfaat #2

Menulis setiap hari akan membuat imajinasi kita selalu berkembang, kreativitas terjaga, dan inovasi bermunculan. Yes, karena dilatih setiap hari! Setiap hari kita harus menemukan sesuatu untuk ditulis dan disampaikan. Latihan memunculkan imajinasi, kreativitas, dan inovasi seperti ini tentu akan sangat bermanfaat bagi kita, apalagi kalau pekerjaan kita menuntut kita untuk selalu bisa kreatif dan menghasilkan inovasi-inovasi dengan imajinasi yang tidak terbatas. Dengan menulis setiap hari akan bisa mendukung pekerjaan-pekerjaan kita tersebut secara langsung. Meskipun dalam hal ini tentu saja harus diimbangi dengan manajemen waktu.

Manfaat #3

Menulis setiap hari akan membuat kita terbiasa untuk mengungkapkan gagasan dengan sistematis dan melatih kita untuk berpikir dengan alur yang runut. Plus satu lagi, terbiasa untuk mencari referensi dan melakukan cross-check informasi yang kita dapatkan, walaupun ya kadang dengan cara selemah-lemah iman; memanfatkan internet, hehehe.

Manfaat #4

Menulis setiap hari akan membuat kita menghargai hal-hal sekecil apapun, karena hal-hal sekecil apapun itu bisa menjadi tema tulisan yang menarik (atau setidaknya yang kita inginkan). Selain itu, hal ini juga akan selaras dengan membiasakan diri kita untuk mengamati sesuatu dengan baik dan detail, karena siapa tahu kita ingin menuliskannya nanti. Ini akan membuat kita jadi selalu membuka mata dan telinga serta pikiran di manapun kita berada.

Manfaat #5

Menulis setiap hari akan membuat kita rajin membuat dan/atau menyimpan foto-foto dengan asumsi karena bisa jadi suatu hari nanti kita akan menggunakannya untuk tulisan kita, atau terkadang bisa juga karena kita memiliki atau melihat sebuah foto, maka kita akan terinspirasi untuk menulis berdasarkan foto tersebut.

Manfaat #6

Menulis setiap hari akan membuat kita jadi terlatih ingatannya, karena seringkali ketika menulis kita harus mengaitkannya dengan peristiwa yang pernah terjadi atau informasi yang pernah kita dapatkan sebelumnya yang bahkan kadang peristiwa atau informasi teresebut terjadinya di masa lalu. Otak jadi seakan punya semacam database yang menyimpan segala catatan pengalaman dan informasi di folder-folder yang selalu siap dibuka setiap saat.

Manfaat #7

Menulis setiap hari akan membuat kesehatan mental kita selalu terjaga dengan baik. Banyak ahli mengatakan bahwa menulis memang baik untuk kesehatan mental. Bahkan menulis juga bisa digunakan sebgai salah satu terapi untuk menjaga kesehatan mental. Kadang efeknya bisa langsung terasa seketika pada saat itu juga lho. Pendek kata, menulis baik untuk menjaga kewarasan kita.

Well, demikianlah sekurang-kurangnya 7 manfaat yang bisa kita rasakan dengan menulis setiap hari di media sosial kita. Kenapa di media sosial, tidak membuat blog atau website sendiri? Sebenarnya di blog atau website pribadi juga bisa dan bahkan mungkin lebih baik, tetapi terkadang kita sering tidak memiliki cukup energi dan waktu untuk mengelola sebuah blog/website yang menarik. Sedangkan kalau di media sosial sudah tersedia ruang dan audience-nya, jadi kita cukup tinggal posting saja tulisan kita tersebut. Semoga bisa menjadi referensi, and, please do try it at home!

Fitri Indra Harjanti

Bagikan:

Fitri Indra Harjanti

Seorang fasilitator, editor, penerjemah, dan penulis freelance yang tinggal di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Aktif menggeluti isu gender dan feminisme sejak 7 tahun yang lalu. Menghabiskan waktu luangnya dengan menonton film di bioskop, mendengarkan band Queen, dan berbicara dengan kucing-kucingnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *