Delapan Kebiasaan “Aneh” yang Hanya Cat Lover yang Tahu

Oke, ini mungkin hanya berdasarkan pengalamanku dan cerita teman-temanku sesama cat lover saja ya, tapi aku yakin banyak cat lover di luar sana yang juga memiliki delapan kebiasaan “aneh” alias unik berikut ini. Apa saja? Let’s check it out!

#1. Berbicara dengan kucing-kucingmu adalah hal biasa bagimu.

Di rumah kami biasa banget mendengar aku berbicara atau suamiku berbicara serius tetapi bukan to each other, ya kami sedang berbicara dengan kucing-kucing kami. Untungnya, orangtuaku adalah orang yang selalu berbicara dengan binatang peliharaannya, jadi sejak kecil, ngobrol dengan kucing adalah yang sangat biasa bagiku.

#2. Tidak hanya memberi nama semua kucingmu, kamu pun mulai memberi nama semua kucing yang ada di wilayahmu.

Selain semua kucing kami yang tentu sudah punya nama masing-masing, kami juga memberi nama semua kucing yang ada di wilayah kami seperti Si Putih, Si Pastelli, Si Bule, Si Chiller, Si Somali, dan lain-lain. Mereka adalah kucing-kucing entah siapa yang sering berkunjung ke rumah kami atau hanya sekadar lewat.

#3. Kamu sering dengan pedenya menyapa dan mengajak bicara kucing-kucing yang kamu temui di jalan.

Ketika kamu sedang jogging di pagi hari atau berkendara motor dan berpapasan dengan kucing, kamu akan langsung menyapanya bahkan kadang mengajaknya ngobrol, “hey meong kok buntutmu cekuntel gitu?”.

#4. Kamu sering menjawab dengan “oh gitu”, “nanti ya”, “ga boleh”, ketika kucingmu mengeong secara random.

Padahal kucing-kucingmu cuman mengeong random karena that’s what cats do, tapi kamu selalu menjawabnya dengan sok tahu, “iya nanti ah, lagi ga ada duit nih”, hihihi.

#5. Kamu tanpa malu membungkus sisa-sisa tulang dan kepala ikan/ayam setiap kali makan di warung penyetan atau makan di sebuah acara pelatihan atau rapat.

Sehabis makan di warung penyetan tanpa malu-malu kamu akan bertanya ke penjualnya, “boleh minta plastik Bu?” Teman-temanmu pun sudah memaklumi ketika kamu mengambili kepala ikan di piring-piring dan membungkusnya.

#6. Kamu memiliki metode panggilan atau kode khusus untuk memanggil kucingmu di jam makan yang di manapun kucingmu berada dia pasti akan pulang.

Kami selalu memukulkan piring makan aluminium sehingga berbunyi klonteng-klonteng dan membuat suara semacam ck-ck-ck, dan kurang dari satu menit kemudian, semua kucing kami sudah berkumpul di tempat makan.

#7. Kamu sering membuat narasi kisah sehari-hari kucing-kucingmu yang kemungkinan besar itu hanya asumsimu saja.

“Si Dropi lagi pacaran sama Pastelli terus Putih Si Penguasa Kampung datang dan mem-bully serta mengancam Dropi, terus mereka bersepakat pacarannya diam-diam di sawah kalau pas Putih lagi patroli di tempat lain,” yang 99 % kemungkinannya itu hanya asumsimu belaka.

#8. Kamu sering terbangun di pagi hari karena mendapat ciuman, jilatan, dan gigitan cinta dari kucing-kucingmu.

Ketika kamu habis bergadang sampai jam 3 pagi dan berharap bisa bangun lebih siang, namun hal itu tak pernah terjadi karena sejak jam 5 pagi kucing-kucingmu sudah mencium pipimu, menjilat hidungmu, atau menggigit-gigit mesra kakimu.

Bagaimana, apa para cat lover di sini juga mengalami hal yang sama? Atau ada lagi kebiasaan aneh alias unik lainnya. Yang jelas cat is like potato chip, you can’t have just one, hihihi.

Fitri Indra Harjanti

Fitri Indra Harjanti

Seorang fasilitator, editor, penerjemah, dan penulis freelance yang tinggal di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Aktif menggeluti isu gender dan feminisme sejak 7 tahun yang lalu. Menghabiskan waktu luangnya dengan menonton film di bioskop, mendengarkan band Queen, dan berbicara dengan kucing-kucingnya.
Bagikan:

Fitri Indra Harjanti

Seorang fasilitator, editor, penerjemah, dan penulis freelance yang tinggal di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Aktif menggeluti isu gender dan feminisme sejak 7 tahun yang lalu. Menghabiskan waktu luangnya dengan menonton film di bioskop, mendengarkan band Queen, dan berbicara dengan kucing-kucingnya.

2 tanggapan untuk “Delapan Kebiasaan “Aneh” yang Hanya Cat Lover yang Tahu

  • Januari 4, 2019 pada 6:05 am
    Permalink

    Bener banget deh. Hahahaha.
    Selalu ngajak ngomong meski mereka paling juga males dengerin kita ngomong.
    Nomor 7 pun sama ??

    Balas
    • Januari 4, 2019 pada 10:28 am
      Permalink

      Hehehe toss mbak!!! Kadang mereka kayak merespon omongan kita lho, misalnya dengan mengedipkan mata atau kupingnya gerak-gerak, hahaha. Karena nomor 7 itulah kita jadi jago bikin skenario FTV, ya ga sih, hihihi.

      Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *